"Keutamaan Memberi Salam"

Sabtu, 24 September 2011

Tahukah kamu bahwa memberi salam itu penting sekali, tidak lain adalah karena manfaat memberi salam itu sangat banyak, yuk kita telusuri satu persatu:
Pertama,
Memberi salam itu merupakan do’a kepada Allah Swt. terhadap orang yang diberi salam, oleh karena kedudukan do’a di dalam Islam begitu penting, maka dapat kamu bayangkan betapa pentingnya mengucapkan salam.
Dalam satu riwayat Rasulullah Saw. bersabda: “Do’a adalah inti dari ibadah itu sendiri..”
Jika kita melakukan suatu ibadah, itu berarti kita telah melakukan esensi dari hidup ini, sementara jika kita berdo’a baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain itu sama saja kita telah melakukan suatu esensi dari esensi kehidupan itu sendiri.
Kedua,
Seorang yang diberi salam, dalam syari’at Islam itu diwajibkan untuk menjawabnya, untuk itu hukum mengucapkan salam menjadi sunnah mu’aqqad dan hukum menjawab salam menjadi wajib. Jika kita mengucapkan salam kepada satu orang maka kita akan diberikan salam balik darinya, itu sama artinya kita telah mendapatkan satu do’a darinya (ingatkan! bahwa salam itu do’a), nah, kamu dapat bayangkan, jika kita mengucapkan salam kepada orang banyak yang berada di satu tempat, berapa do’a yang akan kita dapatkan, luar biasakan…!!!! Makanya kita disarankan untuk rajin-rajin datang ke majelis ilmu, kenapa? karena di majelis ilmu itu tempat berkumpulnya para pecinta kebaikan, wah, kira-kira hari ini kita mau mengumpulkan berapa salam ya…???
Ketiga,
Salam dapat mencairkan suasana yang beku, he2 suasana juga bisa beku lho seperti batu es, mending batu es mah dingin….. mungkin kamu pernah tanpa sadar membuat orang kecewa terhadap sikap kamu, kemudian berdampak semakin hampanya hubungan persahabatan kita dengan dia, dan boleh jadi suatu saat dapat meledak-ledak jika dipicu oleh kesalahan kita sedikit saja.
Dalam suasana seperti itu, kadang kita bingung untuk memulai berhubungan kembali dengan-nya, karena saat itu dibutuhkan jembatan yang dapat mengantarkan terbangun-nya komunikasi positif antara keduanya. Maka dalam hal ini, salam dapat menjadi jembatan penghubung bagi terjalinnya kembali komunikasi itu. Karena salam yang datang dari hati, mampu menggugah jiwa yang mendengarnya.
Kata orang bijak, “hati hanya mampu merespon yang keluar dari hati juga”.
Sekarang kamu sudah tahukan manfaat salam, sebenarnya masih banyak yang lain, itu jadi tugas kamu ya…..!!!! karena semakin banyak kita mengeksplorasi, kata para peneliti itu sama saja kita dengan menghidupkan kembali sel-sel dalam otak kita yang dapat mati jika kita tidak melakukan aktifitas berpikir.