“Implementasi Model Antrian pada Pembayaran Rekening Listrik dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan (Studi Kasus pada KUD Mina Sipurio di Barru)”

Sabtu, 24 September 2011


BAB III
METODE PENELITIAN
A.    Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti untuk memberikan gambaran secermat mungkin mengenai suatu individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu. Dalam penelitian ini gambaran yang dimaksud adalah model antrian tunggal.
B.     Lokasi Penelitian
Dalam rangka mendapatkan data dalam penulisan ini, maka penulis memilih KUD Mina Sipurio yang terletak di Kabupaten Barru sebagai tempat untuk melakukan penelitian. 
C.    Jenis dan Sumber Data
Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh dari pengamatan langsung pada KUD Mina Sipurio. Pengamatan dilakukan selama tiga hari, yaitu pada hari kamis sampai sabtu (mulai tanggal 09 Juni 2011 sampai dengan 11 Juni 2011).
D.    Metode Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu jumlah kedatangan dan rata-rata waktu pelayanan. Pencatatan lama waktu berdasarkan perhitungan dengan memakai stopwatch yaitu mulai dari pelanggan datang, pelanggan dilayani, sampai pelanggan selesai dilayani. Pengambilan data tingkat kedatangan dilakukan dengan mengelompokkan banyaknya pelanggan yang datang ke dalam kelas interval dengan lebar kelas sepuluh menit. Pengelompokan bertujuan agar tidak terjadi penumpukan yang terlalu besar dalam antrian.
Pengambilan data waktu pelayanan dilakukan di loket, jadi waktu yang dicatat adalah waktu yang dibutuhkan seorang pelayan untuk melayani seorang pelanggan.
E.     Pengolahan Data
Pengolahan data adalah proses untuk memperoleh data/angka ringkasan yang berasal dari sekelompok data mentah dengan menggunakan rumus tertentu.[1] Langkah-langkah yang digunakan dalam mengolah data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.   Mengumpulkan data kedatangan pelanggan dengan merangkum data pelanggan yang datang dan rata-rata waktu  pelayanan dengan interval waktu lima menit.
2.     Menganalisis tingkat kedatangan dengan uji kesesuaian Poisson menggunakan rumus distribusi Poisson dengan asumsi bahwa jumlah kedatangan adalah acak dan kedatangan pelanggan antara interval waktu saling tidak mempengaruhi.
      3.  Menganalisis waktu pelayanan dengan uji kesesuaian Eksponensial menggunakan rumus           distribusi Eksponensial.
     4. Melakukan uji Chi-Kuadrat untuk menguji apakah frekuensi yang diamati menyimpang secara significance dari suatu distribusi frekuensi yang diharapkan. Dan prosedur uji hipotesisnya dijelaskan sebagai berikut:
a.                  a. Ho: Sampel yang diambil berasal dari populasi yang berdistribusi
       Eksponensial atau berdistribusi Poisson.
              H1 : Sampel yang diambil berasal dari populasi yang tidak berdistribusi         
                     Eksponensial atau berdistribusi Poisson.
b. Menentukan daerah kritis pada tingkat signifikansi. Pada skripsi ini nilai alpha yang dipilih adalah 0.05 (5%).
c. Menghitung nilai statistik uji.
5.      Menggunakan  teori antrian untuk menganalisis tingkat kedatangan rata-rata, kecepatan pelayanan rata-rata (µ), menentukan peluang pelayanan dalam keadaan sibuk , menentukan peluang semua pelayanan menganggur  rata-rata banyaknya pelanggan di sistem , rata-rata banyaknya pelanggan di antrian, rata-rata waktu menunggu dalam sistem, Rata-rata waktu menunggu dalam antrian.



[1] Rasdiyan Rasyad, Metode Statistik Deskriptif Untuk Umum, (Jakarta: Grasindo) h. 14